godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Rabu , Juni 23 2021
Home / Hukrim / Hanya Gara-Gara Ayam, Pria Di Parbumulih Tewas Dikeroyok Sepupu Dan Keponakan
Tampang Jumat dan anaknya Erik, dua pelaku pembunuhan, yang diamankan di Polres Parbumulih.

Hanya Gara-Gara Ayam, Pria Di Parbumulih Tewas Dikeroyok Sepupu Dan Keponakan

PARBUMULIH, NusantaraPosOnline.Com-Sorang pria bernama Suldin (50) warga Desa Tanjung Telang, Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih, Sumatra Selatan (Sumsel) setelah menjadi korban pengeroyokan tewas bersimbah darah dengan luka tiga bacok dan tangan kanan putus.

Pelaku pembunuhan adalah ayah dan anak, tetangga sekaligus sepupu dan keponakan korban. Pelaku bernama Jumat (50) dan anaknya Erik Ustrada (25).

Peristiwa ini menggemparkan warga Prabumulih, Minggu pagi (6/12/2020) sekitar pukul 06:30WIB.

Pembunuhan antar tetangga yang masih berhubungan keluarga ini diduga dipicu korban dituduh mencuri ayam pelaku. Sesaat sebelumnya kejadian, Jumat dengan membawa linggis mendatangi korban terkait ayam yang hilang. Melihat keadaan yang mulai panas, keluarga seperti menantu pelaku dan korban sudah berusaha melerai. 

Yohannes mencoba menghalangi mertuanya Suldin dan Jumat dirangkul Weli menantunya agar tidak terjadi keributan. Weli memeluk mertuanya agar tidak menganiaya pamannya, yakni korban. 

Namun nahas, saat Yohanes dan Weli menghalangi keduanya untuk adu fisik, saat bersamaan datang Erik Ustrada (25) anak Jumat. Erik datang dengan membawa parang panjang langsung melakukan penyerangan membacok bagian kepada korban sekitar tiga kali. 

Mendapatkan serangan dengan parang dan tiba – tiba, korban tidak dapat menghindar dan langsung roboh. Korban mengalami luka di kepala bagian depan dan belakang serta leher. Selain itu, tangan korban sebelah kanan juga terputus. 

“Usai kejadian Uwak (paman) Jumat langsung kabur dan Erik dengan santai pulang lalu pergi dengan sepeda motor. Tapi ternyata Erik menyerahkan diri ke polisi,” Kata Yohanes, menantu korban, Minggu (6/12/2020). 

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi didampingi Kasat Reskrim AKP Abdul Rahman membenarkan kejadian tersebut, pelaku atas nama Jumat dan ER telah ditangkap.

JM (Jumat) dan EU (Erik Ustrada) menyerahkan diri ditemani keluarga ke Polsek Prabumulih Barat. “Pelaku menyerahkan diri dan sempat bersembunyi di kebun karet di desa Tanjung Telang,” ujar Kapolres, Senin (7/12/2020). 

Selain mengamankan pelaku, juga disita barang bukti berupa satu parang panjang yang digunakan dalam pengeroyokan itu. 

“Korban mengalami luka bacok di kepala sebanyak dua kali di bagian depan dan belakang dan lengan kanan putus.” katanya. 

Kapolres menuturkan, motif kedua tersangka nekat menghabisi nyawa korban hanya karena tersangka sudah sering kehilangan ayam dan  menduga korban yang mencurinya. “Tersangka itu mengaku sudah 10 kali hilang ayam, pelaku kemudian menduga korban mencuri,” katanya. (jn)

Check Also

Terima Suap Rp 1,34 M, Tiga Petugas Pajak Dijebloskan Ke Sukamiskin

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi 3 orang mantan pemeriksa pajak di Kantor Pajak Penanaman …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!