Hukrim

Jual Obat Mercon, Mahasiswa Asal Jombang Diringkus Polisi di Kediri

×

Jual Obat Mercon, Mahasiswa Asal Jombang Diringkus Polisi di Kediri

Sebarkan artikel ini
Penggeledahan di rumah MFF pelaku pengedar obat mercon. FOTO : Istimewa

KEDIRI, NusantaraPosOnline.Com-Seorang mahasiswa berinisial MFF (21 tahun) asal Desa Brangkal, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang ditangkap Satreskrim Polres Kediri, karena kedapatan menjadi kurir bahan petasan atau obat petasan seberat 22 kg.

Ia ditangkap, di Desa Gogorante Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri. Pada Rabu (29/3/2023).

Kanit Pidum Polres Kediri Ipda Dandy Fitra Ramadhan mengatakan penangkapan berawal dari informasi masyarakat.

“Dari hasil penyelidikan bahwa benar adanya jual-beli atau peredaran bahan peledak berupa serbuk petasan,” kata Ipda Dandy, Rabu (29/3/2023).

Petugas berhasil menangkap seorang pemuda yang berinisial MFF, (21) mahasiswa asal Desa Brangkal, Kecamatan Bandar kedungmulyo, Kabupaten Jombang.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita barang bukti 10 kg serbuk bahan mercon yaitu 10 kantong plastik warna perak.

“Barang bukti itu disimpan di jok sepeda motor milik terduga pelaku,” terang Kanit Pidum.

Ia menambahkan, petugas pada saat mengamankan terduga pelaku dan menemukan barang bukti serbuk mercon. Diduga serbuk petasan itu masih ada, dan disimpan oleh pelaku.

“Pelaku diinterogasi dan kemudian dilanjutkan pengembangan di rumahnya,” tambah Ipda Dandy.

Selanjutnya, dilakukan penggeledahan dirumah pelaku, ditemukan barang bukti 12 kantong plastik warna perak berisi bubuk mercon jadi dengan berat 12 kg, 9 kg putasium florait, 2 kg belerang, 1 buah bak besar, 1 buah ayakan kecil, 1 buah takaran, 1 buah sendok kecil, 8 buah sumbu.

“Dari keterangan terduga pelaku, ia meracik sendiri. Untuk total barang bukti yang kita amankan ada 22 kg bahan mercon jadi. Terduga pelaku diduga melanggar Pasal 1 UU RI No. 12 Tahun 1951.” Tandasnya. (Shd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!