Hukrim  

Kronologi Penangkapan Bupati Kabupaten Pakpak Bharat, Remigo Yolanda Berutu

Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolanda Berutu (celana Jians) tiba digedung KPK

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolanda Berutu (RYB) ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap. Remigo yang merupakan kader Partai Demokrat, ditangkap KPK Sabtu (17/11/2018) malam. Dia diduga menerima suap Rp 550 juta.

“Saudara RYB diduga menerima Rp 550 juta dari perantara pada 3 kesempatan, tanggal 16 November sebeaar Rp 150 juta, kemudian 17 November Rp 250 juta, kemudian yang tadi malam 5 menit sebelum jam 12 saudara RYB menerima Rp 150 juta,” kata Ketua KPK Agus Rahardjo dalam jumpa pers di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Minggu (18/11/2018).

Remigo ditangkap bersama 5 orang lainnya. Berikut ini kronologi penangkapannya:

Sabtu (17/11) Pukul 23.55 WIB

Pada tanggal 17 November 2018 sekitar pkl 23.55 WIB hampir tengah malam tim KPK mendapat informasi akan terjadi penyerahan uang kepada bupat. Tim kemudian mengamankan DAK (David Anderson Karosekali) di kediaman RYB di kota Medan sesaat setelah penyerahan uang tersebut.

Dari lokasi KPK mengamankan uang senilai Rp 150 juta yang dimasukkan dalam tas kertas.

Minggu (18/11) Pukul 01.25 WIB

Pukul 01.25 WIB : Tim KPK lainnya mengamankan saudara HSE (Hendriko Sembiring) di kediamannya di kota Medan.

Pukul 04.00 WIB : Sekitar pukul 04.00 WIB tadi pagi, KPK bergerak menuju rumah S (Syekhani) di kota Medan dan langsung diamankan di kediamannya.

Pukul 02.50 WIB : Secara paralel, pukul 02.50 WIB Tim KPK di Jakarta mengamankan JBS (Jufri Mark Bonardo Simanjuntak) di Mes Kabupaten Pakpak Bharat di derah Jakarta Selatan.

Pukul 06.00 WIB : Tim KPK mengamankan saudara RP (Reza Pahlevi) di kediamannya di daerah Pondok Gede Bekasi

Pukul 14.30 WIB : Terhadap 4 orang yang diamankan di kota Medan menjalani pemeriksaan awal di Polrestabe Medan. Setelah pemeriksaan awal, 4 orang tersebut diterbangkan ke Jakarta dan tiba pkl 14.30 WIB di gedung KPK untuk menjalani pemeriksan lebih lanjut.

KPK menetapkan tiga orang kasus dugaan suap, yakni Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolanda Berutu (RYB), Plt Kadis PUPR Pemkab Pakpak Bharat David Anderson Karosekali,  dan satu pihak swasta yaitu HSE (Hendriko Sembiring). (bd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!