godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Selasa , November 24 2020
Home / Hukrim / OTT Di Muara Enim, KPK Tangkap Bupati, Dan Tiga Orang Lainya
Bupati Muara Enim, H Ahmad Yani terjaring dalam OTT, Selasa (3/9/2019)

OTT Di Muara Enim, KPK Tangkap Bupati, Dan Tiga Orang Lainya

MUARA ENIM, NusantaraPosOnline.Com-Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, tim menyasar kabupaten Muara Enim dan Palembang, Sumatera Selatan. Bupati Muara Enim, H Ahmad Yani terjaring dalam OTT, Selasa (3/9/2019) petang.

Selain Ahmad Yani, KPK juga menangkap tiga orang lainnya dalam operasi tersebut. Mereka terdiri dari Kepala Bidang pembangunan jalan dan PPK di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, Elfin Muhtar,  pihak swasta dari PT Enra Sari, Robi Okta Fahlefi (ROF); dan staf Robi bernama Edy Rahmadi.

Penangkapan dilakukan di dua tempat terpisah yakni di Kota Palembang dan Kabupaten Muara enim. Penangkapan pertama sekitar pukul 15.30 WIB, tim KPK melihat Robi dan Edy bertemu dengan Elfin. Mereka bertemu di restoran Mie Ayam di kota Palembang. Di sana, tim KPK melihat ada penyerahan uang dari Robi kepada Elfin.

Satu setengah jam dari penyerahan uang itu, KPK mengamankan Elfin, Robi, dan Edy. Saat menangkap ketiganya, petugas KPK menemukan uang 35.000 dolar AS yang diduga sebagai uang suap. Pukul 17.30 WIB, secara paralel KPK menangkap Ahmad Yani di kantornya.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan, empat orang yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) itu dari unsur kepala daerah, pejabat pengadaan dan rekanan swasta. Dalam penangkapan tersebut, KPK menyita uang 35 ribu dolar Amerika.

“Tim KPK menduga uang ini terkait proyek di Dinas PU setempat,” ujar Basaria di Jakarta, Selasa (3/9/2019).

Rencananya, hari ini KPK membeberkan kasus tersebut. Selain itu, KPK juga akan mengumumkan status hukum keempat orang yang ditangkap.

“Sesuai hukum acara kami diberikan waktu maksimal 24 jam untuk menentukan status mereka. Kami konfirmasi juga ada sejumlah ruangan yang disegel di Sumsel. Kami ingatkan agar pihak-pihak di lokasi tidak merusak atau memasuki zona tersebut,” Imbuhnya.

Saat ini, kantor sementara bupati yang berada di Gedung Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Muara Enim telah disegel oleh penyidik KPK. (Jun)

Check Also

Jual Senpi Rakitan Ke Polisi, Preman Bertato Di Palembang Dibekuk Polisi

PALEMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Belum sempat menyelesaikan transaksi jual-beli senjata api (Senpi) rakitan, seorang preman bernama Rico Dwi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!