Pengendara Avanza Pelaku Tabrak Lari Diamuk Massa di Citraland Surabaya

Toyota Avanza warna putih nopol L 1083 WY yang jadi sasaran amuk massa di kawasan Citraland, Kota Surabaya. Sabtu (27/05/2023) malam. Foto : Istimewah

SURABAYA, NusantaraPosOnline.Com-Sebuah mobil Toyota Avanza berwarna putih nopol L 1083 WY jadi sasaran amuk massa di kawasan Citraland Kecamatan Lakarsantri Kota Surabaya, pada Sabtu (27/05/2023) malam.

Aksi amuk massa dan perusakan mobil tersebut terjadi sekitar pukul 22.15 WIB, yang dipicu oleh pengendara Avanza yang ugal-ugalan di jalan hingga terlibat tabrak lari yang melibatkan lima kendaraan.

Insiden ini terjadi saat mobil tersebut terlihat ugal-ugalan dan menabrak sejumlah kendaraan di Jalan Raya Kuwukan, Lontar, Sambi Kerep, lalu kabur dan dikejar massa melewati sekitar mal PTC, dan masuk ke kawasan Unesa, dan akhirnya terhenti di SPBU Citraland, Lakarsantri.

Warga yang kesal kemudian merusak mobil tersebut hingga kacanya pecah. Dalam mobil tersebut diketahui, ditumpangi 4 orang termasuk sopir. Mereka hanya berdiam di dalam mobil dan tak berani keluar hingga polisi datang. Polisi lalu membawa mobil itu ke Polsek Lakarsantri.

Kapolsek Lakarsantri Kompol Hakim  mengtkan, kejadian (tabrak lari) jam 22.15 WIB.

“Saat dihentikan massa di lokasi ada empat orang laki-laki semua di dalam mobil (satu pengemudi dan tiga penumpang). Ada yang sampai luka di bagian kepala, mungkin sempat dimassa sebelum petugas datang dan mengamankan.” Kata Hakim. Minggu (28/05/2023) dini hari.

Usai diamuk massa, para pelaku tabrak lari, diamankan oleh warga setempat. Sebanyak 12 petugas kepolisian datang dibantu personel Koramil setempat, para penumpang mobil tersebut langsung diamankan ke Mapolsek Lakarsantri untuk dimintai keterangan.

Ia menambahkan, di dalam mobil Avanza itu awalnya ada lima orang. Tapi, satu diantaranya berhasil melarikan diri sebelum mobil di massa. Selain itu, kata Hakim, ada satu penumpang yang merupakan residivis.

Kepolisian saat ini sedang menyelidiki insiden ini lebih lanjut guna mengungkapkan motif di balik tabrak lari dan mengklarifikasi peran setiap individu yang terlibat dalam kejadian ini.

“Penumpang Avanza, ada satu orang yang residivis, dan satu orang diduga kabur, informasinya loncat. Kemudian kita juga menemukan celurit, ini semua masih ditelusuri (indikasi terlibat kekerasan atau tidak), termasuk kenapa nomor polisinya disamarkan,” Imbuhnya. (Ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!