godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Jumat , Mei 7 2021
Home / Hukrim / Polres Tanjungbalai Tangkap 8 Orang Tersangka Sindikat Pemalsu STNK

Polres Tanjungbalai Tangkap 8 Orang Tersangka Sindikat Pemalsu STNK

TANJUNGBALAI, NusantaraPosOnline.Com-Satuan Reskrim Polres Tanjungbalai berhasil menangkap 8 orang tersangka sindikat pemalsuan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Delapan tersangka tersebut yakni M Sabri alias Sabri (28) warga Dusun II Kecamatan Tanjungbalai, Lusito alias Ilus (36) dan Rahmat Wahyudi alias Yudi (39) keduanya warga Pulo Raja Asahan, Awaludin Sitorus (52) dan A alias Andre Juntak (25) keduanya warga Jalan Besar Sipori-pori Kecamatan Teluk Nibung Kota Tanjungbalai, Mi alias Ikbal (24) dan BS alias Burek (35) keduanya warga Jalan Anwar Idris Kota Tanjungbalai, dan HFL alias Koling (42) warga Jalan Jenderal Sudirman.

Dari tangan tersangka polisi menyita 168 lembar STNK palsu, 100 plastik STNK, computer, scanner, 20 gulungan kertas STNK dan tiga unit sepedamotor. Semua tersangka dan barang bukti diamankan dari dua lokasi berbeda.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan, terungkapnya kasus komplotan pemalsu STNK berawal dari tertangkapnya tersangka Sabri pada Kamis (4/6/2020) dalam kasus transaksi jual beli sepeda motor Yamaha RX King bodong dengan mempergunakan STNK palsu hasil scanner.

“Setelah diintrogasi tersangka Sabri mengaku kalau STNK palsu itu dibelinya dengan harga Rp 500 ribu dari temannya bernama Ilus,” Kata Kapolres melalui Kasubbag Humas Iptu Ahmad Dahlan Panjaitan, Minggu (7/6/2020).

Tim kepolisian selanjutnya bergerak menangkap Ilus di rumahnya. Dari keterangan Ilus, STNK itu dibelinya dari Yudi dengan harga Rp150 ribu. “Ya caranya dengan mencetak mempergunakan mesin scanner. Penyidik terus bergerak melakukan pengembangan sehingga semua total tersangka yang terlibat dalam kasus ini mencapai 8 orang tersangka,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan penyidik, maka untuk 7 tersangka MS, RW, L, A, MI, BS, HFL) dikenakan Pasal 264 ayat (1) dan (2) subs 263 ayat (1) dan (2) Jo 55 Ayat (1) ke 1, 56 dari KUHPidana dengan ancaman delapan tahun penjara. Sedangkan tersangka AS disangkakan Pasal 264 ayat 1 dan ayat 2 subs 263 ayat 1 dan atau pasal 480 dari KUHPidana denan ancaman paling lama 4 tahun penjara. (jn)

Check Also

Jual Sabu Ke Pemudik, Sopir Travel Di Pati Kembali Dibekuk Polisi

PATI, NusantaraPosOnline.Com-Seorang sopir travel berinisial JDM, residivis kasus narkoba asal Desa Alasdowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!