Hukrim  

Polwan di Mojokerto Bakar Suami Yang Juga Polisi

Polwan berinisial Briptu FN terduga pelaku. (Foto : Istimewah).

MOJOKERTO, NusantaraPosOnline.Com-Insiden mengejutkan terjadi di Kota Mojokerto  Jawa timur. Seorang oknum Polisi wanita (Polwan) Briptu FN (28) yang berdinas di Polres Mojokerto Kota, diduga melakukan aksi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap suminya Briptu RDW (27) yang juga seorang anggota polisi.

Polwan berinisial Briptu FN ini, diduga nekat membakar tubuh suaminya Briptu RDW yang berdinas di Polres Jombang.

Kejadian ini terjadi, di Asrama Polisi (Aspol) Polres Mojokerto, di Jalan Pahlawan Kelurahan Miji Kecamatan Kranggan Kota Mojokerto, pada Sabtu (8/7/2024).

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S Marunduri membenarkan adanya peristiwa itu yang dilakukan oleh anggotanya.

“Ya, benar ada kejadian itu. Saat ini, korban sudah mendapatkan perawatan medis di RSUD dr Wahidin Sudirohusodo. Korban mengalami luka bakar 90 persen,” Kata Daniel, kepada awak media, Sabtu (8/6/2024) malam.

Ditanya soal motif yang dilakukan oleh Briptu FN, AKBP Daniel tidak menjelaskan secara gamblang terkait peristiwa itu.

“Motif dari pelaku masih didalami nggeh. Kini, pelaku sudah dibawa ke Bid Propam Polda Jatim, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” terangnya.

Menurut informasi yang terima nusantaraposonline.com peristiwa tersebut terjadi Sabtu Tanggal (8/7/2024) sekitar pukul 10.30 WIB. Di Asrama Polisi (Aspol) Polres Mojokerto Kota, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.

Kronologi Singkat Kejadian :

Kejadian bermula pada hari Sabtu, tanggal 08 Juni 2024 sekira jam 09.00 WIB terduga pelaku melakukan pengecekan ATM milik suaminya (korban) dan di dapati bahwa gaji 13 senilai Rp. 2.800.000 tersisa tinggal Rp. 800.000

Setelah itu terduga pelaku menghubungi korban mengklarifikasi untuk apa uang tersebut sehingga tersisa Rp. 800.000 dan terduga pelaku menyuruh korban untuk pulang.

Sebelum korban pulang terduga pelaku membeli bensin di botol Aqua, dan membawa ke rumah Aspol.

Setibanya di rumah terduga pelaku menyimpan botol aqua yang berisi bensin tersebut di atas lemari yang berada di teras rumah, dan memfotonya setelah itu dikirim ke wa korban agar segera pulang, dengan ancaman “apabila tidak pulang semua anak-anaknya akan di bakar”

Setelah itu saksi ART (asisten rumah tangga) disuruh terduga pelaku untuk mengajak anak-anaknya yang berjumlah 3 orang untuk bermain di luar rumah.

Tidak lama kemudian sekitar pukul 10.30 WIB korban pulang dan langsung diajak masuk oleh terduga pelaku kedalam rumah dan mengunci dari dalam.

Setelah itu korban di suruh oleh terduga pelaku untuk ganti baju kaos lengan pendek dan celana pendek, setelah itu terjadi cekcok mulut.

Tangan kiri Korbanpun di borgol dan di kaitkan di tangga yang berada di garasi. Dan dalam kondisi duduk di bawah korban pun langsung di siram menggunakan bensin yang sudah di siapkan oleh terduga pelaku di sekujur tubuhnya dan korban hanya diam saja.

Setelah itu terduga pelaku menyalakan korek dan membakar tisu yang di pegang menggunakan tangan kanan sambil berkata “ini lo yang lihaten iki” namun korban diam saja.

Setelah itu api menyambar tangan terduga pelaku dan langsung menyambar ke tubuh korban yang sudah berlumur bensin.

Setelah itu korban terbakar di sekujur tubuh dan teriak meminta pertolongan. Korban berusaha keluar garasi namun tidak bisa karena terhalang mobil dan juga tangan kiri dalam keadaan terborgol di tangga lipat.

Setelah itu saksi Alvian yang mendengar teriakan minta tolong korban sehingga saksi masuk kedalam garasi dan langsung memadamkan api yang membakar tubuh korban.

Setelah itu saksi melaporkan kepada pimpinan dan mendatangkan ambulan untuk pertolongan pertama terhadap korban ke rumah sakit.

Akibat kejadian ini, korban Briptu RDW mengalami luka bakar 90 % di sekujur tubuh, dan saat ini dirawat RSUD Kota Mojokerto.

Sebagai informasi, Polwan berinisial Briptu FN dan suaminya Briptu RDW  keduanya berasal dari Kabupaten Jombang.***

Pewarta : AGUS W

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!