Hukrim  

Sedang Layani Sex, Selebgram TE Ditangkap, Polisi Temukan Banyak Kondom di Lantai

prostitusi selebgram ditangkap di semarang

SEMARANG, NusantaraPosOnline.Com-Subdit 4 Ditreskrimum Polda Jawa, menangkap artis juga selebgram TE (26) saat open booking order (BO) di kamar 606 salah satu hotel di Semarang, Jawa Tengah.

Saat ditangkap TE diduga berhubungan badan dengan seorang pria yang memesannya. Dalam penangkapan tersebut, petugas juga menemukan kondom bekas pakai yang bececeran di ranjang dan lantai kamar.

TE tak sendiri, polisi juga menangkap seorang wanita berinisial WBD warga negara asing (WNA) asal Brazil, yang juga diduga sama sedang melayani pelanggannya di kamar yang berbeda. Dan menangkap Pelaku mucikari berinisial JB.

Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro, menuturkan, pengungkapan dilakukan Subdit 4 Ditreskrimum Polda Jateng. Penangkapan dilakukan di hotel wilayah Semarang pada Rabu (15/12/2021) lalu.

Kasus ini berawal saat aparat mendapatkan informasi jika di Bandara ada praktek prostitusi wanita WNA dan artis selebgram.

prostitusi selebgram ditangkap di semarang

“Penangkapan berawal Subdit IV mendapat informasi di Bandara adanya prostitusi wanita warga negara asing dan artis selebgram,” Kata Djuhandani. Saat konfrensi pers di Mapolda Jateng. Senin (20/12/2021).

Kemudian dilakukan penyelidikan dan setelah ditelusuri didapati berada di kamar hotel di kota Semarang.

“Ada dua korban yang dipekerjakan mucikari JB yakni artis selebgram berinisial TE dan serang wanita WBD warga negara Brazil.” Ujarnya.

Djuhandani juga menjelaskan, penggerebekan dilakukan di dua kamar yang berbeda. Pada satu di antara kamar tersebut didapati artis selebgram sedang berhubungan badan dengan seorang laki-laki. “Begitu juga warga WBD warga Brazil juga sedang berhubungan badan,” Terangnya.

Tarif yang dikenakan untuk kencan kilat dengan artis selebgram dan WNA mencapai puluhan juta rupiah.

“Modus yang dilakukan mucikari tersebut memperkejakan orang dengan menjadi Pekerja Seks Komersial (PSK) dengan tarif Rp 25 juta. Dari tarif tersebut pelaku mendapat bagian Rp 13 juta dan sisanya untuk korban.” Ujarnya usai konfrensi pers.

Usai menciduk TE dan wanita asal Brazil, Sambung Djuhandani, Kemudian, pihaknya melakukan pencarian terhadap mucikari tersebut dan didapati berada di sekitar hotel.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan saat itu juga didapati sang mucikari telah menerima transfer uang tanda jadi pemesanan PSK sebesar Rp 20 juta pada 10 Desember 2021 lalu. Nah, bukti transfer itu juga kami jadikan barang bukti. Uang tersebut telah digunakan untuk akomodasi para PSK yang didatangkan dari Jakarta,” jelasnya.

Ia mengatakan, barang bukti yang diamankan lainnya berupa alat kontrasepsi masih tersegel dan yang telah digunakan, ponsel, dan uang tunai sebesar Rp 13 juta.

Para pelaku kita kenakan pasal 2 UU Nomor 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang dan pasal 296 KHUP. Dengan ancaman pidana 3 tahun maksimal 5 tahun dan denda sebesar Rp 120 juta atau Rp 600 juta. Pungkasnya. (Jun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!