godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Senin , November 30 2020
Home / Pemerintah / Terganjal Izin Menhub, Proyek Underpass Rp 5,2 Miliar Dina TUPR Gresik Molor
Lokasi proyek Underpass Rp 5,2 miliar Dinas PUTR Gresik, Sudah ada pemenang, tapi hingga sekarang belum ada pengerjaan.

Terganjal Izin Menhub, Proyek Underpass Rp 5,2 Miliar Dina TUPR Gresik Molor

GRESIK, NusantaraPosOnline.Com-Pelaksanaan proyek underpass di Jalan Wahudin Sudirohusodo yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Gresik, tak kunjung dilaksanakan.

Sudah satu bulan lamanya, belum ada progress dari pekerjaan underpass ini. Dilapangan hingga saat ini tidak ada aktivitas di jalan tersebut. Dari informasi yang dihimpun, pengerjaan itu terganjal izin dari Mentrian Perhubungan (Menhub). Sebab proyek itu berada di jalan nasional.

Padahal lahan yang akan dikerjakan sudah dipersiapkan dan sudah diberi garis pembatas. Bahkan sosialisasi pengalihan arus lalu lintas pun sudah dilakukan jauh-jauh hari. Menurut jadwal Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) pembangunan dimulai 1 Juli hingga 4 Desember.

Terkait hal tersebut sekretaris Komisi III DPRD Gresik, Abdullah Hamdi mengatakan, pihaknya sudah mendapat laporan dari PUTR bahwa izin belum turun. Politisi PKB ini mengaku seharusnya proses izin dilakukan sebelum lelang dimulai.

Sehingga ketika pemenang lelang sudah ada, izin sudah keluar. Tidak seperti ini, di mana proses lelang sudah selesai namun baru mengurus izin. Sehingga diprediksi pengerjaan underpass akan molor.

“Kalau izinnya tidak keluar bagaimana, otomatis tidak jadi dibangun. Seharusnya sudah sejak awal mengurus izinnya. Ini sudah molor satu bulan,” kata Hamdi, Minggu (2/8/2020).

Perlu diketahui, Pemkab Gresik mengalokasikan anggaran Rp 5,2 miliar untuk underpass itu. Kepala Dinas PUTR, Gunawan Setiaji menjelaskan bahwa perlu ada jalan baru selain underpass. “Untuk lanjutannya akan dianggarkan tahun depan,” Kata Gunawan.

Sebelumnya, simulasi pengalihan arus pengerjaan proyek underpass ini sudah dilakukan. Di mana lalu kendaraan roda dua dan roda empat dari arah Gresik Kota ke arah Terminal Bunder, bisa melalui jalan alternatif. Yaitu dari Jalan Sumatera (depan kampus UMG) dan keluar di depan Perumahan Graha Kembangan Asri (GKA).

Sedangkan dari Bunder ke arah Gresik Kota jalan alternatifnya melalui jalan depan Perum GKA, menuju bundaran taman GKB dan putar balik keluar Pos Polisi Randuagung.

Untuk kendaraan besar dari Surabaya ke arah Bunder atau Lamongan atau sebaliknya bisa melalui jalan Mayjen Sungkono, simpang empat Segoromadu sampai simpang tiga masjid Agung Gresik. (ags)

Check Also

Wabup Jombang Pimpin Upacara Hari Guru Nasional 2020 Dan HUT Ke 75 PGRI

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Wakil Bupati (Wabub) Jombang, Sumrambah pimpin upacara peringatan Hari guru nasional (HGN) tahun 2020 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!