MADIUN, NusantaraPosOnline.Com-Walikota Madiun, Maidi menyatakan prihatin dan kecewah atas kondisi terminal penumpang Tipe A Purboyo Madiun, yang kondisinya tambah buruk dan sangat memprihatinkan, setelah diambil alih pengelolaannya oleh Kementrian perhubungan RI (Kemenhub RI).
“Menurut saya terminal bus tipe A Purboyo Madiun tersebut sudah jauh layak dan sangat-sangat jelek. Mulai jalan paving yang bergelombang, hingga berlubang. Bahkan, pasilitas bangunan didalamnya juga sudah rusak. Kondisi ini, berbanding terbalik dengan wajah Kota Pendekar yang saat ini semakin indah.” Kata Maidi, saat usai sidak kesiapan Terminal Purboyo Madiun forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) menjelang Hari Raya Idul Fitri 2022, Rabu (20/4/2022) lalu.
Menurut Maidi, untuk sementara pihaknya meminta pengelola terminal supaya menambah lampu penerangan terminal. Agar saat pemudik datang ke Kota Madiun, tidak merasa kebinggungan.
Baca Juga :
- Jokowi Dikerjain Proyek 3000 BRT Pejabat Kemenhub RI
- Dibangun Kemenhub Rp13,102 Milyar, Terminal Tipe A Kediri Belum Bermanfaat
- Anggaran Rp 17,199 Milyar Proyek Terminal Kediri Rawan Dikorupsi
- Miris Terminal Tipe A Mangkang Baru Mau Dipakai Sudah Rusak Berat Dan Sepi
- Pelantikan Djoko Sasono Sebagai Sekjen, Lsm Arak : Apa Menhub Sudah Pikun, Lupa Kasus 3000 BRT ?
- Membongkar Sengkarut Subsidi Pengoperasian Dan Pembelian 30 BRT
“Ini kebutuhan mendesa, untuk sementara jelek tidak apa-apa, yang penting lampu penerangan terminal terang, agar kalau ada orang yang turun di terminal tipe A ini tidak kebinggungan.” Ungka Maidi.
Maidi juga menyatakan, bahwa dirinya sangat menyayangkan pengambil alihan asset berupa terminal tipe A yang dilakukan oleh Kemenhub RI sejak tahun 2016 lalu. Karena jika dikelola oleh pemerintah daerah, pelayanan maupun infrastruktur dipastikan dapat lebih optimal dan lebih baik.
“Terminal Purboyo adalah fasilitas pelayanan pablik, yang dibutuhkan masyarakat. Jadi kami sangat mengharapkan Kemenhub RI bisa mengelolah terminal ini secara optimal. Tapi kalau kondisinya seperti ini, lebih baik dikembalikan lagi ke daerah, akan saya buat yang baik pelayanannya. Paling tidak lampu peneranganya terang, jalanya tidak jeglong-jeglong.” Kata Wali kota Madiun.
Ia juga sangat menyangkan atas kondisi ini, oleh karena itu, kami mohon tahun depan segera bisa diperbaiki. Sambung Maidi.
Untuk diketahui, terminal penumpang Tipe A Purboyo Madiun, mulai diambil alih Kemenhub RI sejak tahun 2016 lalu, namun sejak diambil alih kondisi terminal tidak terawat dan terlihat amburadul.
Pada tahun 2021 lalu Kemenhub RI melalui Balai pengelolaan transportasi darat wilayah XI Provinsi Jawa timur, telah menganggarkan untuk proyek Revitalisasi Terminal Penumpang Tipe A Purboyo Kota Madiun sebesar Rp 6.680.484.420 yang bersumber dari APBN 2021.
Anggaran tersebut dengan perincian, untuk : Revitalisasi Terminal Penumpang Tipe A Purboyo Kota Madiun Rp 6.472.085.570. Tender/ lelang dimenangkan PT. Cipta karya multi teknik, alamat Jl Ketintang Madya Cempaka No 59 Kota Surabaya, dengan harga penawaran Rp 5.219.926.186.
Dan untuk biaya Supervisi Revitalisasi Terminal Penumpang Tipe A Purboyo Kota Madiun sebesar Rp 208.398.850. Tender dimenangkan PRISMA KARYA NUSANTARA alamat JL Otto Iskandar Dinata No 392 Kota Bandung, Jawa Barat. Dengan harga penawaran Rp 208.293.250.
Namun belum diketahui secara pasti kentah kenapa, hingga kini mangkrak. Diduga, proyek bernilai Rp 6.472 miliar lebih tersebut bermasalah. (Rin)










