Hukrim  

Dugaan Jual Beli Jabatan Perangkat Desa Mojongapit Jombang, NRS : Selasa Besok Kades Janji Kembalikan Uang

Kantor Kades Mojongapit, Kecamatan / Kabupaten Jombang.

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Tes seleksi pengisian perangkat desa Mojongapit, Kecamatan / Kabupaten Jombang, Jawa timur, yang dilaksanakan pada 26 Oktober 2023 lalu, diselimuti kabar busuk atau kabar tak sedap. Pasalnya pengisian perangkat tersebut diduga terjadi jual beli jabatan perangkat desa.

Tak tanggung-tanggung, korban mengaku dimintai uang ratusan juta oleh oknum Kepala Desa (Kades) Mojongapit, agar lolos seleksi dan dijadikan perangkat desa.

Menurt WJ (Laki-laki 60 tahun) warga Dusun Weru, Desa Mojongapit yang mengaku menjadi korban jual beli jabatan perangkat desa Mojongapit, ia membeberkan kejadian yang dialaminya, berawal sekitar April 2023 lalu, dirinya mendapat informasi dari orang beinisial NRS (perempuan) juga warga dusun Weru.

“Sekitar bulan April lalu, saya bertemu dengan NRS, selanjutnya NRS memberitahukan pada saya, bahwa akan ada pengisian perangkat Desa Mojongapit yang kosong, yakni jabatan Kepala Dusun (Kasun) Weru. Dan jika anak saya berminat untuk menjadi Kasun Weru, harus memberikan imbalan sejumlah uang kepada Kades. Dan saya disuruh menyiapkan uang oleh NRS.” Kata WJ kepada  usantaraposonline.com, dikediamanya. Senin siang (6/11/2023).

Dikatakanya, supaya anaknya bisa lolos tes (Tes Seleksi) dan dijadikan perangkat desa (Kasun Weru-Red) ia diminta memberikan uang untuk Kades Mojongapit.

BACA JUGA :

“Selanjutnya saya berusaha mencari uang, dan saya menitipkan uang Rp 50 juta kepada NRS untuk diberikan pada Kades Mojongapit, dan kekuranganya saya minta di tambahi dulu sama NRS (Kekurangan uang untuk Kades, mintak ditambahi dulu pakai uang NRS-Red). Jadi saya sudah titip uang untuk Kades, uang saya titipkan melalui NRS.” Ungkap WJ.

Jadi untuk lebih jelasnya berapa uang yang sudah disetorkan ke Kades, Sambung WJ, coba tanyakan kepada NRS. Karena jika ada kekurangan uang dari saya, akan ditutup dulu oleh NRS.

“Untuk masalah berapa nominal uang yang sudah disetor kepada Kades, tanyakan sama NRS, karena ia yang lebih faham. Karena uang itu diserahkan melalui NRS.” Ujarnya.

WJ membeberkan, setelah anaknya mendaftar dan mengikuti tes pengisian perangkat Desa Mojongapit pada 26 Oktober 2023 lalu. Namun, naas, ternyata hasilnya anaknya tidak lolos tes atau tidak di jadikan perangkat desa. Meski sudah memberikan uang.

“Setelah ikut tes ternyata, anak saya tidak lolos atau tidak dijadikan perangkat desa. Malah orang lain yang di jadikan perangkat desa oleh Kades. Nah kemungkinan calon yang jadi ini, diduga memberikan uang lebih besar dari saya. Karena yang jadi itu orang berduit.” Beber WJ.

Setelah anak saya tidak jadi perangkat desa, sambung WJ, uang saya malah dikembalikan lagi oleh NRS.

“Karena anak saya tidak jadi perangkat desa, uang saya dikembalikan lagi. Pengembalian uang itu waktu mau pelantikan Kepala Dusun Weru yang terpilih.” Ucap WJ.

Kades Mojongapit, M Iskandar Arif melantik dan mengambil sumpah Kepala Dusun Weru. Di gedung serbaguna kantor Kades Mojongapit. Rabu malam (1/11/2023).

Ditempat terpisah, NRS saat dimintai konfirmasi, ia mengakui sudah memberikan uang ratusan juta kepada Kades Mojongapit. Namun karena calonya tidak jadi perangkat desa, saya minta lagi uangnya kepada Kades.

“Karena calonya tidak jadi, uang saya minta lagi sama Kades (Kades Mojongapit). Waktu akan diadakan pelantikan Kapala Dusun Weru (Rabu malam 1 Nopember 2023-Red) saya datangi Kades dibalai desa, saya minta uang dikembalikan, dan jika uang tidak dikembalikan, saya akan teriak-teriak menagih uang itu didepan orang banyak biar polisi, Camat, tentara yang hadir dipelantikan itu tahu.” Kata NRS kepada nusantaraposonline.com, di kediamannya. Senin siang (6/11/2023).

Jadi menjelang kades akan melantik Kasun Weru, Kades saya tagih. “Jadi waktu itu saya tunggu di musholah, sampai uangnya dikembalikan. Beberapa jam menjelang pelantikan Kasun Weru, uang sudah dikembalikan ke saya Rp 80 juta. Dan sisanya akan dikembalikan hari selasa 7 November 2023. Kades Mojongapit janji akan mengembalikan sisanya Rp 20, 5 juta.” Ucap NRS.

NRS juga meminta agar masalah ini tidak usah ditulis dimedia, dengan alasan takut uangnya tidak dikembalikan semuanya oleh Kades Mojongapit.

“Kalau bisa tidak usah ditulis (Tidak usah diberitakan-Red) soalnya ia (Kades Mojongapit-Red) janji selasa besok 7 November 2023, akan mengembalikan uang kekurangannya sebesar Rp 20,5 juta. Nanti kalau ditulis uang saya takut tidak dikembalikan, apalagi ini masalah utang piutang.” Ucap NRS.

Sementara itu, Kades Mojongapit M Iskandar Arif, ia membantah masalah ini, ia menyebutkan bahwa hal ini tidak benar. “Itu tidak benar.” Ujar Iskandar, saat dihubungi nusantaraposonline.com melalui sambungan telpon WhatsApp.

Lalu apakah Kades Mojongapit Sudah menerima uang, hasil jual beli jabatan perangkat desa (Jabatan Kasun Weru) tersebut ? “Oh tidak ada, tidak pernah terima uang itu.” Singkat Iskandar.

Untuk diketahui pada Rabu malam 1 Nopember 2023 lalu, Kades Mojongapit M Iskandar Arif, melalantik Kepala Dusun Weru, di gedung serbaguna Kantor Kades Setempat. Pelantikan tersebut merupakan hasil tes seleksi pengisian perangkat desa Mojongapit yang diadakan pada 26 Oktober 2023 lalu.****

Pewarta : WAHYU

Editor : SINTA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!