Hukrim  

Kanit Jatanras Gadungan di Surabaya Ditangkap Usai Gelapkan Rp 5 juta Dan 4 Motor

Kanit Jatanras Gadungan beinisial KK yang ditangkap Polrestabes Surabaya. Karena melakukan penipuan penggelapkan uang Rp 5 juta dan empat sepeda motor.

SURABAYA, NusantaraPosOnline.Com-Seorang pria inisial KK yang warga Sememi, Kota Surabaya, Jawa Timur ditangkap polisi karena melakukan penipuan dengan cara mengaku-ngaku sebagai Kepala Unit (Kanit) Jatanras Polrestabes Surabaya. Dalam kasusnya, ia menggelapkan uang Rp 5 juta dan empat sepeda motor.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono menyatakan, terungkapnya kasus ini bermula saat korban inisial DA warga Wonokitri, Surabaya mendatangi rumah temannya yang memiliki usaha gadai sepeda motor, di Kecamatan Menganti, Gresik.

“Modus (pelaku) mengaku sebagai Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya. Awalnya korban datang ke rumah E untuk menanyakan terkait motor miliknya yang digadaikan. Namun, korban ditemui oleh orangtua E,” kata Hendro kepada awak media di Surabaya. Selasa (28/5/2024).

Pada waktu yang sama, pelaku juga berniat ingin menggadaikan motor. Pelaku bertemu dengan korban di rumah E di Menganti. Keduanya pun berkenalan dan pelaku mengaku sebagai Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya.

“Tersangka mengaku (kepada korban) bernama RH, dia mengaku-ngaku sebagai Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya. Selanjutnya tersangka dan pelapor saling bertukar nomor,” ucapnya.

Barang bukti yang diamankan polisi sesudah meringkus tersangka KK. Foto: Dok. Jatanras Polrestabes Surabaya

Untuk memuluskan niatnya, pelaku kemudian mengajak korban bertemu di sebuah warung kopi di Jalan Balongsari Tama, Kecamatan Tandes. Ia kemudian menawarkan sepeda motor seharga Rp 5 juta kepada korban.

“Pelapor tertarik, karena tersangka mengaku anggota polisi. Pelapor menyerahkan dana tunai Rp3 juta dan sisanya ditransfer ke dua nomor rekening tersangka,” terangnya.

Namun sesudah menerima uang dari korban, pelaku tidak memberikan motor yang dijanjikan dan tidak pernah merespon ketika dihubungi korban.

Akhirnya, kasus yang membawa nama institusi kepolisian tersebut ramai di media sosial karena diviralkan korban. Polisi yang mengetahui informasi penipuan itu pun langsung mendalami kasus ini.

Hendro mengatakan, penyidik langsung mendatangi tempat pegadaian milik teman pelaku untuk meminta keterangan.

“Ternyata pelaku telah mengambil empat sepeda motor dari tempat gadai itu. kemudian dengan kejadian tersebut dilakukan profiling dan diperoleh identitas pelaku,” ujarnya.

Polisi akhirnya meringkus pelaku di kawasan Jalan Semarang, Kecamatan Bubutan. Dia mengaku telah menipu korban dengan berperan sebagai Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya.

“Dia sudah ditahan. Kami juga amankan barang bukti dua pistol, kaos bertuliskan Jatanras, dan borgol,” pungkasnya.***

Pewarta : AGUS W

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!