Peristiwa

Lagi, Truk Batu Bara Tabrak Pemotor Hingga Tewas di Muara Enim

×

Lagi, Truk Batu Bara Tabrak Pemotor Hingga Tewas di Muara Enim

Sebarkan artikel ini
Truk Pengangkut Batu bara Tabrak Dua Unit Sepeda Motor, satu korban atas nama Adityo Mahdi Primandani tewas. Pada Kamis nalam (8/6/2023).

MUARA ENIM, NusantaraPosOnline.Com-Keberadaan Truk pengangkut Batu bara yang di izinakan melintas di jalan Lintas Tengah Sumatera selatan (Jalinsum), yang sudah lama meresahkan masyarakat, kini kembali memakan korban nyawa.

Kali ini sebua Truk pengangkut batu bara nomer polisi BG 8944 UK, yang dikemudikan oleh Ferdinandus Gawe (44) asal Musi Banyuasin, menabrak dua pengendara sepeda motor, saat melintas di Jalinsum, tepatnya diesa Lingga Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim Kamis malam (8/6/2023).

Dua sepeda motor yang ditabrak itu yakni, Yamaha Mio nopol BG 3870 OP yang dikendarai Yusuf Hadi (40), warga Desa Keban Agung, Kecamatan Lawang Kidul. Dan motor Yamaha Vixion R nopol BG 6414 DAI yang dikendarai Adityo Mahdi Primandani (22) Warga Sidomulyo 1 Rt 1 Jalan Sentosa Kelurahan Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim.

Akibat kecelakaan ini, korban bernama Adityo Mahdi Primandani mengalami luka mamar didada dan tewas setelah dibawa ke Rumah Sakit Bukit Asan Medika Tanjung Enim.

BACA JUGA :

Sedangkan Yusuf Hadi mengalami luka mamar didada, dan terpaksa dilarikan kerumah sakit setempat.

Kapolres Muara Enim AKBP Andi Supriadi mengatakan, kecelakaan terjadi di jalan Lintas Batu Raja, Desa Lingga, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim. Kamis malam pukul 19.00 WIB yang melibatkan antara truk muatan batu bara dengan dua pengendara sepeda motor.

“Dalam kecelakaan ini melibatkan satu unit Mobil Truck Fuso pengangkut batu bara milik PT TAE dengan nomor polisi BG 8944 UK, yang dikemudikan oleh Ferdinandus Gawe, menabrak sepeda motor Yamaha Mio dengan nomor polisi BG 3870 OP Yusuf Hadi,” Kata Andi. Mum’at (9/6/2023).

Selanjutnya, mobil Truck Fuso tersebut juga menabrak Sepeda motor Yamaha Vixion dengan nomor polisi BG 6314 DAI yang kendarai Adityo Mahdi Priwandanu.

“Akibat kecelakaan ini, satu korban jiwa meninggal dunia atas nama Adityo Mahdi Priwandanu (23) karyawan PT BAK waraga Sidomulyo 1 Rt 1 Jalan Sentosa Kelurahan Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim.” Ujanya.

Untuak pengemudi mobil Truck Fuso tidak mengalami luka-luka. Sementara, pengendara sepeda motor Yamaha Mio atas nama Yusuf Hadi, masih mengalami sakit di dada, dan masih trauma.

Hadi menambahkan, dugaan sementara kecelakaan tersebut, karena mobil Truck Fuso mengalami rem blong, saat berjalan dari arah Tanjung Enim menuju kota Muara Enim yang berjalan satu arah dengan kedua sepeda motor tersebut.

“Dugaan sementara penyebab kecelakaan, Truk Fuso tersebut mengalami rem blong hingga menabrak kedua pengendara sepeda motor tersebut,” terangnya.

Bikin Kesal Warga

Kejadian truk batu bara tabrak pemotor hingga tewas ini, rupanya membuat warga kesal. Warga yang kesal sempat menyetop semua kendaraan batu bara yang melintas hingga membuat Jalan Lintas Sumatera tersebut macet total.

Seperti biasanya, Polres Muara Enim langsung turun ke lokasi dan mencoba melakukan penyelesian. Dipimpin langsung Kapolres, bahkan semua PJU Polres Muara Enim TKP yakni, Wakapolres, Kabag Ops, Kasat Lantas, Kasat Reskrim, Kasat Intel dan juga Kasat Sabhara lakukan mitigasi.

Warga baru tenang sekitar pukul 21.00 WIB dan mengizinkan truk batu bara melintas, dan mulai pukul 22.00 WIB kemacetan mulai terurai.

“Memang kecepatan tinggi, dan setelah kami periksa remnya blong hingga menabrak dua sepeda motor yang menyebabkan satu pengendara meninggal dunia,” kata Kapolres Muara Enim, AKBP Andi Supriasi.

Dia menyebutkan bahwa bahwa truk batu bara yang menabrak itu dalam keadaan kosong melintas mengarah ke Tanjung Enim. Sopir truk batu bara bernama Fernandus Gawe (44), sudah ditahan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Kendaraannya itu dari transportir resmi, bukan illegal, dan sudah kami amankan. Saya juga sangat berempati warga setempat mau mendengarkan sehingga kendaraan bisa melintas lagi,” katanya.

Dihadapan warga Kapolres Muara Enim berjanji, bahwa pihaknya akan berbicara lagi duduk bersama dengan para transportir yang berkepentingan.

“Ya, karena sopir-sopir ini adalah saudara kita sesama umat beragama. Kami juga mendengar aspirasi warga. Sama-sama kita cari solusi yang terbaik,” Ucap Kapolres.

Hitungan Minggu 2 Nyawa Melayang

Sebagai informasi, sebelumnya pada Senin 22 Mei 2023 sekitar pukul 19.00 WIB, juga pernah terjadi kecelakaan beruntun di Jalintengsum, di jalan Baturaja-Muara Enim, Desa Tanjung Buhuk, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim. Penyebabnya, dump truck tronton bermuatan batu bara nopol BG 8130 LH dengan sopir Marianto.

Tabrakan maut ini melibatkan 1 sepeda motor dan 6 mobil, dalam kejadian ini menewaskan Erlan Sentosa (20) seorang pengendara motor Yamaha Byson. Tubuh Korban Erlan tergencet oleh truk angkutan batu bara milik PT Tera nopol BE 9502 AJ yang kemudikan Ikhsan Sanusi.

Artinya sejak kurun waktu 22 Mei – 8 Juni 2023 (belum 1 bulan) sudah ada dua nyawa warga Kabupaten Muara Enim tewas digilas truk batu bara.  Erlan Sentosa (20) tewas 22 Mei 2023 sedangkan Adityo Mahdi Primandani (22) tewas pada Kamis 8 Juni 2023. ****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!