godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Sabtu , September 25 2021
Home / Hukrim / Polda Jateng Ringkus 3 Pelaku Perdagangan Cewek Dibawah Umur Di Ping Karoke Tegal
Direktur Reskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Djuhandani Rahardjo menunjukkan barang bukti dan 3 tersangka perdagangan anak di bawah umur yang dihadirkan dalam gelar perkara di Ditreskrimum Polda Jateng. (foto: Istimewa)

Polda Jateng Ringkus 3 Pelaku Perdagangan Cewek Dibawah Umur Di Ping Karoke Tegal

SEMARANG, NusantaraPosOnline.Com-Satuan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jateng, berhasil meringkus 3 orang pelaku perdagangan anak perempuan dibawah umur. Di salah satu tempat karaoke yang berada di kompleks pasar beras, Desa Kintaragan, Kecamatan Tegal Timur.

Polisi menemukan tiga anak di bawah umur asal Jawa barat, menjadi korban perdagangan. Yaitu dipekerjakan sebagai pemandu karaoke serta melayani lelaki hidung belang.

Direktur Reskrimum Polda Jateng, Kombes Pol. Djuhandani Rahardjo, mengtakan dalam pengukapan kasus perdagangan anak di bawah umur ini, pihaknya telah menemukan tiga korban yakni anak perempuan masih di bawah umur asal Jawa Barat, dipekerjakan di Ping Karoke wilayah Tegal.

“Dalam kasus ini kita sudah menetapkan tiga orang tersangka masing-masing berinisil SAN, Ade, dan IS. Tersangka SAN yang disebut sebagai mami, bertugas melakukan perekrutan pemandu karaoke terhadap korban melalui via chat Wasthaap dan membuatkan dokumen palsu kepada para korban.” Kata Djuhandani Rahardjo dalam jump pers di Mapolda Jateng di Jalan Pahlawan Semarang, Jumat (10/9/2021).

Sedangkan tersangka Ade adalah pemilik Ping Karaoke berlokasi di jalan komplek pasar beras, Desa Kintaragan, Kecamatan Tegal Timur dan tersangka IS adalah pengelola Ping Karoke,

“Ketiga tersangka memiliki peran peran masing masing. Ade memilik kesepakatan dengan SAN memberikan uang sewa senilai Rp 60 juta pertahun, untuk mencari korban di bawah umur untuk berkerja di Ping Karaoke,” ujarnya.

Kasus perdangan anak di bawah umut ini berhasil terungkap, setelah Tim Subdit Remaja, Anak dan Wanita (Renata) Ditreskrimum Polda Jateng melakukan penyidikan di tempat Ping karaoke.

“Ketiga korban gadis di bawah ini sering dibawa keluar oleh pelaku untuk diantarkan kepada tamu yang berada di hotel. Saat ini sedang dilakukan penyidikan di beberapa tempat kejadian perkara. Kami sudah mengantongi beberapa hotel yang korban sering diantar oleh pelaku,” kata Djuhandani.

Ketiga tersangka dijerat dengan pasal 76 jo pasal 88 UUD RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan UUD RI no 23 2002 tentang Perlindungan Anak, serta jucnto pasal 17 Nomor 21 tahun 2007 tentang Perdagangan Orang dengan ancaman hukum 15 tahun penjara dengan denda Rp120 Juta. (Min)

Check Also

Alex Noerdin Kembali Jadi Tersangka, Kali Ini Kasus Korupsi Masjid Raya Sriwijaya

PALEMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Mantan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin yang saat ini menjabat sebagai anggota Fraksi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!