Investigasi

Setelah Diluruk Warga PT SUR 3 Jombang Baru Beri Bantuan, Nilainya Bikin Geleng-Geleng Kepala

×

Setelah Diluruk Warga PT SUR 3 Jombang Baru Beri Bantuan, Nilainya Bikin Geleng-Geleng Kepala

Sebarkan artikel ini
Bantuan dari PT SUR 3 berupa susu, mie sedap, wafer, dan Vitamin C, yang dinilai warga tak layak. Bantuan diletakan pendopo dusun Kedungsari Desa Balongsari. Jumat (4/2/2022)

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Setelah diluruk warga, PT Satwa Utama Raya 3 (PT SUR 3) yang berlokasi di Dusun Kedungsari Desa Balongsari Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang. Barulah memberikan bantuan kepada warga setempat, yang terdampak suara bising, debu, dan bau busuk limbah bangkai ayam dari PT SUR 3.

Bantuan yang diberikan PT SUR 3 yang bergerak dibidang usaha pembibitan ayam petelur. ini, bikin warga geleng-geleng kepala, pasalnya bantuan yang diberikan kepada warga dusun Kedungsari Desa Balongsari, dinilai tidak layak oleh warga yang terdampak suara bising, debu yang berasal dari blower (Kapas kadang ayam), dan bau busuk limbah bangkai ayam yang berasal dari PT SUR 3.

Ketua RW 04 Dusun Kedungsari, Mulyono, mengatakan pada Jumat 28 Januari 2022 lalu sekitar 15 orang warga dusun Kedungsari yang terdiri dari ketua RT, RW dan tokoh masyarakat, Ngluruk PT SUR 3.

Baca Juga :

“Tujuanya menuntut agar PT SUR 3 segera menghentikan Suara bising, debu yang berasal dari blower (Kipas kadang ayam PT SUR 3) dan bau busuk yang berasal dari limbah bangkai ayam PT SUR 3, juga menuntut agar PT SUR 3 memberikan kompensasi kepada warga yang sudah puluhan tahun terganggu dan dirugikan akibat suara bising, debu dan bau busuk.” Kata Mulyono.

Pada Kamis (3/2/2022) kemaren sekitar pukul 15.00 WIB secara tiba-tiba perwakilan PT SUR 3 datang kerumah Kepala Dusun Kedungsari memberikan bantuan untuk warga dusun Kedungsari. Per rumah (kepala keluarga) diberi jatah (bantuan) berupa : 1 kaleng susu merek indomilk, 2 bungkus mie Sedap, Vitamin dan dua bungkus Wafer fortius. Jika dinilai dengan uang hanya kisaran Rp 20 ribu.

Bantuan PT Satwa Utama Raya 3, untuk warga Dusun Kedungsari, Desa Balongsari Jombang. Nilai bantuan sekitar Rp 20.900

“Oleh kepala dusun bantuan itu diserahkan kesaya selaku ketua RW untuk dibagikan kewarga. Itu bantuanya saya taruh (diletakkan) di Balai Dusun. Tapi saya menolak untuk membagikan kewarga. Saya takut warga kecewa, lantaran bantuan ini tak sesuai atau tak sebanding dengan penderitaan warga. Yang menderita puluhan tahun akibat suara bising, debu dari PT SUR 3 , dan akhir-akhir ini ditambah bau busuk menyengat dari limbah bangkai ayam yang sampai kepemukiman warga. Oleh karena itulah akan kami tolak, karena bantuan itu tak layak dan tak sesuai.” Tegasnya. Jumat (4/2/2022).

Menurut Mulyono, bantuan ini bikin warga geleng-geleng kepala, karena sudah puluhan tahun warga dirugikan dan disengsarakan oleh suara bising, dan debu, dan ditambah lagi bau busuk dari PT SUR 3.

“Masak warga hanya diberi kompensasi seperti ini. Kemaren Sudah kami tanyakan kepada PT SUR 3, bantuan ini akan diberikan berapa kali ? sebulan 1 x, atau 1 tahun 1x, atau setiap didemo warga baru diberi bantuan. Tidak ada kejelasan dari PT SUR 3. Jadi karena bantuan ini tak layak, dan tak jelas berapa kali, maka saya tidak mau membagikan bantuan ini kewarga. Ya saya tolak.” Tegasnya.

Mulyono menegaskan, intinya ia menolak membagikan dengan alasan bantuan tak sesuai atau tak sebanding dengan penderitaan warganya. Dan tidak ada kejelasan dari PT SUR 3 akan memberikan bantuan berapa kali.

“Oleh karena itulah, saya tidak mau membagikan bantuan ini, saya takut warga kecewa. Saya juga tak bisa menjelaskan kepada warga bantuan ini akan diberikan berapa kali oleh PT SUR 3. Jadi itulah alasanya saya menolak, untuk membagikan bantuan, yang tak layak ini.” Tegasnya.

Namun, setelah ada penolakan dari ketua RT untuk membagikan bantuan dari PT SUR 3, Tak lama berselang, Camat Megaluh Heri Prayitno menyarankan agar Kepala Dusun, dan RT membagikan bantuan tersebut kewarga. Untuk kejelasan berapa kali bantuan akan diberikan PT SUR 3 kewarga, dipertanyakan setelah pembagian bantuan.

“Tadi sudah disarankan camat (Camat Megaluh) untuk membagikan bantuan, dan untuk kejelasan berapa kali bantuan akan diberikan PT SUR 3 akan ditanyakan lagi, atau akan dimintakan kejelasan lagi ke PT SUR 3. Setelah ada masukan dari Camat, ini kita bagikan.” Ujar Mulyono.

Ia menambahkan, bantuan dari PT SUR 3 ini juga terpaksa saya bagikan kewarga, karena bantuan ini diletakkan di pendopo dusun. “Sedangkan pendopo dusun, kalau sore hari ditempati anak-anak mengaji. Biar tak ganggu, anak-anak mengaji akhirnya terpaksa kita bagikan.” Tandasnya.

Terkait masalah ini, GM PT SUR 3 Dirta hadi wijaya, dan Humas PT SUR Eko Praptono, beberapa kali hendak diminta konfirmasi, namun sangat sulit untuk ditemui, beberapa kali dihubungi lewat pesan WhatsApp selalu tidak ada jawaban. (Rin/Why)

Baca Juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!