godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Selasa , Juni 22 2021
Home / Peristiwa / Kecelakaan KM Bandar Nelayan 118 Di Samudera Hindia, Nasip 26 ABK Belum Diketahui
Ilustrasi Salah satu dari tiga kapal berbobot 30 GT bantuan DPK Jatim tahun 2014 lalu. Bersandar di PPI Popoh, kabupaten Tulungagung, Jawa timur. Kapal bantuan tersebut sejak 2014 sampai sekarang tidak digunakan untuk melaut oleh nelayan penerima bantuan.

Kecelakaan KM Bandar Nelayan 118 Di Samudera Hindia, Nasip 26 ABK Belum Diketahui

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Kementrian Luar Negeri menyebutkan, pada 14 Mei 2021, pihaknya menerima informasi dari Basarnas mengenai kecelakaan yang dialami oleh kapal penangkap ikan KM Bandar Nelayan 118 di Samudera Hindia, tepatnya sekitar 650 mil laut sebelah barat Perth Australia.

Selanjutnya, pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri dan KJRI Perth berkoordinasi dengan pemerintah Australia untuk melakukan penyelamatan. “Kemlu segera berkoordinasi dengan KJRI Perth yang kemudian secara intensif berkomunikasi dengan otoritas Australia guna mengupayakan penyelamatan,” demikian keterangan tertulis Kemenlu, Sabtu (15/5/2021).

Menurut informasi, KM Bandar Nelayan 118 itu berawakkan 26 orang. Kapal disebutkan mengalami kebocoran. Pemerintah Australia telah mengerahkan pesawat untuk mencari lokasi kecelakaan kapal. Berdasarkan pantauan, kapal berada dalam posisi setengah tenggelam.

Upaya penyelamatan terus dilakukan dengan mengerahkan aset tambahan berupa Kapal Angkatan Laut Australia HMAS ANZAC dan dua pesawat P8 Poseidon, dan melakukan komunikasi radio, tetapi belum direspons. “Hingga saat ini belum diketahui nasip dari 26 awak kapal tersebut,” jelas Kemenlu. Kapal-kapal ikan lain yang berada di sekitar lokasi juga diminta memberikan pertolongan. “Kemlu dan Perwakilan RI di Australia akan terus berkoordinasi dan berkomunikasi intensif dengan Otoritas Australia guna melanjutkan upaya penyelamatan ke-26 ABK tersebut. (Bd)

Check Also

Pemilik Tambang Batu Kapur Tewas Terjatuh Dari Ketinggian 40 Meter

TUBAN, NusantaraPosOnline.Com-Sukiman (48) yang merupakan pemilik sekaligus pekerja tambang batu kapur, tewas dengan kondisi luka …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!