SERANG, NusantaraPosOnline.Com-Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, meninjau Terminal Penumpang Tipe A Pakupatan, yang berlokasi di Jalan Raya Jakarta-Serang, Kelurahan Banjaragung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten, pada Sabtu (6/1/2024).
Terminal ini, rencananya akan diresmikan Presiden Joko Widodo pada hari ini Senin (8/1/2024). Dalam tinjauannya, Menhub mengecek fasilitas gedung, area kedatangan penumpang, area bus, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan terminal.
Menhub mengatakan, terminal ini sudah ada sejak tahun 1995 yang berfungsi melayani angkutan massal dalam kota, antar kota dalam provinsi (AKDP) dan antar kota antar provinsi (AKAP).
BACA JUGA :
- Progres Proyek,Terminal Tipe A Cepu Blora Terlambat, Bisa Merugikan Rakyat
- Dugaan Korupsi Proyek Rel Ganda, Sekitar Rp 150 M Uang Negara Diduga Dirampok
- Miris Terminal Tipe A Mangkang Baru Mau Dipakai Sudah Rusak Berat Dan Sepi
- Dibangun Kemenhub Rp13,102 Milyar, Terminal Tipe A Kediri Belum Bermanfaat
- Anggaran Rp 17,199 Milyar Proyek Terminal Kediri Rawan Dikorupsi
- Bos BLU Mangkang, Diperiksa Polisi Terkait Penyewan BRT
- DPR Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Korupsi Bus BRT Kota Semarang
- Dugaan Korupsi di BLU Trans Semarang
- LSM ARAK Minta Penegak Hukum Usut Kasus Proyek 3.000 Bus BRT Di Kemenhub
- Membongkar Sengkarut Dana Subsidi Pengoperasian BRT, Dan Proyek 30 BRT Surabaya Metropolitan Area
“Mulai tahun 2022 kami lakukan revitalisasi dengan fungsi dan fasilitas yang lebih lengkap. Sehingga masyarakat semakin nyaman untuk datang ke terminal,” ujar Menhub.
Menhub menjelaskan, sejak adanya pelimpahan kewenangan pengelolaan Terminal Tipe A dari pemerintah daerah ke pemerintah pusat, revitalisasi Terminal Tipe A menjadi salah satu program prioritas pemerintah.
“Kami terus meningkatkan fasilitas terminal selayaknya bandara, agar semakin meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi massal khususnya bus,” ucap Menhub.
BACA JUGA :
- Wali Kota : Diambil Alih Kemenhub Terminal Tipe A Purboyo Madiun Sangat Buruk Dan Tak Layak
- Subsidi BRT Kemenhub RI, Jurusan Purbaya – Porong Tahun 2016 Di Dikorupsi
- Pelantikan Djoko Sasono Sebagai Sekjen, Lsm Arak : Apa Menhub Sudah Pikun, Lupa Kasus 3000 BRT ?
- Parah Proyek RASS Kemenhub, Plican Crossing, Dan Rambu Elektronik Di Malang Tak Ada Yang Menyala
- Miris ! Proyek RASS Kemenhub Di Blitar, Dibuat Bancaan Dan Dikerjakan Asal-Asalan
Seperti revitalisasi yang dilakukan di sejumlah terminal, Terminal Pakupatan mengusung konsep mixed use. Yaitu sebuah konsep terminal modern multifungsi dengan tiga fungsi utama meliputi: fungsi sebagai tempat naik turun penumpang bus, fungsi sebagai penggerak perekonomian daerah dan fungsi sebagai pusat kegiatan sosial, seni dan budaya.
BACA JUGA :
- Proyek 3000 BRT Rp 4,2 Triliun Hanya Untungkan Pejabat dan Rekanan
- Bancaan Proyek RASS Rp 12,5 Milyar : KPA Dan PPK Di Kemenhub RI Tidak Transparan
- Pengawasan Lemah, Proyek RASS Rp 12,5 Milyar Milik Kemenhub Jadi Bancaan
- Lsm Arak : Proyek RASS Rp 5 Milyar Di Kemenhub Jadi Bancaan
- Pelantikan Djoko Sasono Sebagai Sekjen, Lsm Arak : Apa Menhub Sudah Pikun, Lupa Kasus 3000 BRT ?
Setiap harinya terminal dengan luas lahan 30.569 meter persegi ini, melayani 359 bus yang beroperasi. Rinciannya, 265 bus melayani trayek antar kota antar provinsi (AKAP) dan 94 bus melayani trayek antar kota dalam provinsi (AKDP). Adapun terminal ini melayani 84 trayek bus AKAP dan 23 trayek AKDP. Sementara, jumlah rata-rata penumpang yang dilayani sekitar tiga ribu lebih penumpang per hari.
Turut hadir dalam kegiatan peninjauan ini Dirjen Perhubungan Darat Hendro Sugiatno dan Pj Walikota Serang Yedi Rahmat. ***
Editor : BUDI W










